Minggu, 13 November 2011

Pasang Headset HP, Tewas Tersambar Petir


PASURUAN – Sepasang muda mudi yang tengah asik berteduh menunggu hujan reda, di sebuah warung samping Kantor Balai Desa Pelintahan, Kec Pandaan, Kab Pasuruan, tersambar petir, Minggu (13/11). Sambaran petir yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB itu mengakibatkan, seorang pemuda tewas seketika di lokasi kejadian.

Dari penuturan Eko Priyono, seorang warga yang rumahnya berada di depan lokasi kejadian, diperoleh informasi bahwa peristiwa tersebut terjadi di saat hujan mengguyur lebat di wilayah Pandaan.

Sepasang kekasih yang masih berusia pelajar, terlihat berhenti untuk berteduh di sebuah warung di samping Kantor Balai Desa Pelintahan yang juga berada di dekat rumah makan (RM) Bale Air.

Sang cowok dijelaskan, memasang headset di kedua telinga, seperti tengah mendengarkan musiK di HP. Sedangkan si cewek muda hanya terdiam berada di dekat cowok yang diperkirakan pacarnya itu.

Tidak berapa lama, di tengah hujan deras tersebut, tiba-tiba petir menyambar HP yang dipegang pemuda yang diketahui bernama Tono (17), pelajar kelas 3 SMA Yayasan Pandaan.

“Petir menyambar handphone hingga rusak seketika dan cowok itu langsung terjungkal,” ujar Eko Priyono.

Tono tewas seketika di lokasi kejadian dengan tubuh kaku dan mengalami luka bakar. Sedangkan si cewek, pingsan tidak sadarkan diri.

Kontan kejadian itu mengagetkan warga sekitar. Kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas Pembantu yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Di Puskesmas itu, si cewek terlihat belum dapat dimintai keterangan seperti masih shock dengan peristiwa yang baru dialaminya.

Namun setelah sekian lama si perempuan muda mengaku jika baru saja kenal dengan Tono di Taman Dayu dan memutuskan pergi jalan-jalan di sekitar Pandaan sebelum pulang dan akhirnya berteduh saat hujan mengguyur di samping Balai Desa Pelintahan, yang masih banyak tanah lapang dan areal persawahan.

Sementara, Yudha Triwidya Sasongko, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab Pasuruan, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya menghimbau kepada warga agar menghindari tanah lapang saat hujan dan sebaiknya mematikan perlengkapan elektronik seperti HP dan radio poket karena dapat menghantarkan aliran listrik. tj

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terima kasih telah memberikan komentar pada tulisan ini...