Kamis, 24 November 2011

Buruh Unjukrasa Tolak PHK Sepihak


PASURUAN – Ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kab Pasuruan, melakukan unjukrasa di depan Pabrik farmasi PT Scering Plough, Pandaan. Kamis (24/11), menyusul sikap manajemen yang dianggap arogan karena telah melakukan PHK sepihak terhadap salah seorang buruh bernama Ledi Prayitno.

Buruh menyayangkan sikap manajemen dan menilai Ledi Prayitno yang bekerja pada bagian quality control (QC) itu, tidak pernah melakukan kesalahan seperti mangkir atau tidak disiplin dalam bekerja.

Sekretaris SPSI, Soleh, saat bersama Ledi Prayitno di depan pabrik siang kemarin, menegaskan bahwa proses PHK yang dilakukan pihak manajemen tidak sesuai dengan prosedur hukum dan tanpa alasan yang jelas.

Dijelaskan bahwa persoalan yang dihadapi Ledi Prayitno sebenarnya tidak berkaitan dengan posisi dan pekerjaannya, karena persoalan bermula adanya perseteruan pribadi antara Ledi Prayitno dengan Ika Rina, yang kebetulan menjabat Supervisor di PT Scering Plough.

Perseteruan pribadi itu pun memuncak hingga keduanya terlibat adu mulut hingga berakhir saling pukul di dalam pabrik yang terjadi beberapa waktu lalu.

Namun, beberapa hari setelah pertengkaran tersebut, tiba-tiba terbit surat pemecatan dari manajemen yang diberikan kepada Ledi Prayitno.

“PT Scering Plough nyata-nyata telah melanggar aturan, karena tanpa alasan dan peringatan, tiba-tiba Ledi dipecat,” ujar Soleh diamini Ledi yang berada di sampingnya.

Buruh menuntut manjemen segera mencabut pemecatan sepihak itu sehingga Ledi Prayitno dapat bekerja kembali.

“Jika saya tetap di-PHK seharusnya Ika Rina (Supervisor PT Scering Plough) juga di-PHK, jadi adil,” tambah Ledi Prayitno.

Proses musyawarah yang dijalani kedua pihak hingga kini juga belum menemukan titik terang. Pada pertemuan yang dilakukan oleh perwakilan buruh bersama pihak manajemen kemarin pun masih harus menunggu proses hingga dua bulan ke depan. tj

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terima kasih telah memberikan komentar pada tulisan ini...