Rabu, 01 Desember 2010

Debu Bromo Meluas

Debu vulkanik Gunung Bromo bersama kabut tebal menutupi jalan utama menuju kawasan Gunung Bromo. Rabu (1/12).
PASURUAN – Sebaran debu vulaknik Gunung Bromo semakin meluas. Saat ini tiga desa di wilayah Kec Tosari, Kab Pasuruan, setelah sekitar empat hari lalu hanya menyebar di dua desa.

Sebelumnya wilayah Kec Tosari, Pasuruan yang terdampak debu adalah Dusun Ngawu, Desa Podokoyo; serta Dusun Kandangsari, Desa Mororejo.

Kini, sebaran debu tersebut sudah menyebar di wilayah Dusun Wonokitri serta Dusun Sanggar, Desa Wonokitri, Kec Tosari.

“Debu sudah menyebar terhitung sudah dua hari,” terang Sukarin, warga Wonokitri saat berada di halaman pendopo agung Desa Wonokitri.

Debu Bromo, yang masuk ke wilayah Kec Tosari ini berwarna seperti merah bubuk batu bata, menyebar tipis dan dinyatakan tidak mengganggu kesehatan sehingga warga masih tetap melakukan aktifitas dan bekerja seperti hari-hari biasanya.

Debu tersebar ke wilayah Wonikitri lantaran angin dalam dua hari belakangan ini berhembus ke arah barat dan utara.

Namun, sejak sore kemarin, angin sudah mulai berubah kembali ke arah barat daya dan selatan Gunung Bromo.

Meskipun demikian Sukarin, yang juga bertugas di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sektor Gunung Penanjakan itu juga berharap warga tetap mengenakan mengenakan masker ataupun kain pelindung muka agar tidak menghirup udara yang terkena debu.

Siang hingga sore kemarin, aktifitas Gunung Bromo tidak dapat terpantau secara penuh karena tertutup kabut. Jalan utama menuju kawasan Gunung Bromo juga tertutup kabut tebal dengan jarak pandang sekitar 15 meter. tj

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terima kasih telah memberikan komentar pada tulisan ini...